Juni 29, 2008

Misteri Tangkur Buaya

Oh tidaak..apa yang kulakukan? Mengapa terpikir olehku untuk posting ttg barang yg konon sakti mandraguna namun penuh kontroversi ini? Ga ada topik lain apa...Malu tau!!! Aah sodara-sodara, kalo kalian malu diriku pun pasti malu..hi..hi..tapi ga perlu malu deh karena yg kita bicarakan di sini adalah bukan gosip melainkan fakta!

"Mam, tangkur buaya itu apa?" Tanyaku pada mama sewaktu kami berkunjung ke tempat penangkaran buaya di Teritip, Balikpapan. Waktu itu diriku yg masih imut dan menggemaskan (gubrak..@#$) ini tidak sengaja melihat papan iklan di tempat penjualan souvenir.

"Oh..Apa anakku?..eh,..hmm..itu..'anu-nya' buaya.." si Mama menjawab sedikit ragu bercampur rasa pengen nge-lempar si anak iseng ini ke salah satu kandang buaya( duhh..ga segitunya kaliii...).

Jadi, yg belum tau tangkur buaya, itu adalah alat kelamin jantan si buaya yang selalu dicari pria-pria Indonesia bahkan sudah meluas ke mancanegara karena diyakini dapat menambah kualitas seksual siapapun yang mengkonsumsinya. Dan menurut info yang beredar , tangkur buaya dari Kalimantan yg paling dicari!!! (Ohh...peluang bisnis nih!! Nanti pulang Kaltim bisa jd juragan tangkur...hi..hi..). Sudah terbukti ribuan orang yang mencoba dan semua bilang puassss....

Eittsss...Benarkah demikian? Secara ilmiah malah hal itu dibantah dan tidak dianjurkan. Tidak ada bukti spesifik mengenai khasiat tangkur buaya. Satu-satunya pencerahan masalah ini adalah istilah Sympathetic Magic, yang artinya adalah kebiasaan manusia untuk menilai khasiat makanan dari bentuknya. Alat kelamin jantan buaya dipercaya dapat 'memperjantan' pria, torpedo kambing dianggap ampuh untuk bikin pria jadi josss, cula badak buat disfungsi seksual. Oh..ya ampuunnn...yang ada sih mitos2 ginian bakal bikin punah buaya en badak sodara-sodara..Ada kampanye cegah satwa punah yg dicetuskan dan dilombakan juga oleh para bloger beberapa bulan lalu, dan melalui postingan ini, walaupun diriku ga ikut lomba itu tetep mau sukarela ikutan kampanye degh...he.he..

Jadi, sodara-sodaraku...jangan mau mengeluarkan duit 350rb perak buat beli barang ginian, mungkin karena binatang-binatang itu kuat dan besar sehingga Anda khilaf menganggap bahwa Anda pun akan jadi 'kuat' dan 'besar'(kwekekeke..), yg ada sih mungkin efek sugesti dari tangkur buaya itu, namun kalo Anda masih ngotot pengen coba..hmm...mau deh berbisnis tangkur buaya kelak..(lho..katanya ikut kampanye cegah satwa punah?!...hi..hi..).



Juni 27, 2008

Jadi Kritikus Pilem Sebentar Yukz..

Kalo mo nonton pilem Indonesia lebih baik tunggu VCD/DVD-nya keluar aja, rugi kalo mesti keluar duit nonton di bioskop.
Nonton Hulk kmaren bener-bener bikin keringet dingin, keren abiz pokoke. Saking hebohnya, hampir semua personal blog yg kukunjungi pasti memuat review pilem yg konon menghabiskan duit sebanyak $130 juta ini. Mahal ato murah sodara-sodara? Terserah Anda menilai, yang jelas budget sebanyak itu hampir setara dengan membeli dua pesepakbola terpopuler saat ini yaitu Kaka dan Christiano Ronaldo(lho..hubungannya apa? ga ada! cuma pengen ngasitau ajah..he..he..).
Di Jogja, pilem ini melibas semua pilem Indonesia yg juga bersanding di 4 studio lain dalam hal jumlah penonton. Setiap jam tayang Hulk pasti penuh, ga ada sisa satu pun tempat, dan hal ini masih akan berlangsung setidaknya hingga 5-7 hari ke depan. Buktinya, sehari sebelum nonton Hulk, diriku dan Sweet Girl malah nonton Sumpah Pocong yang hanya ditonton sekitar 30-an penonton!( gile..sepi gtu, ngeri juga nontonnya..hi..hi..).
Koq animo masyarakat bisa jauh memihak kepada pilem luar? Jawabannya sederhana aja, KUALITAS!! Yapz..kualitas adalah Numero Uno, Nomer Satu sodara-sodara setanah air!! Kualitas berarti segalanya, ya sutradara, pemeran, teknologi, alur cerita,dll. Mana ada pilem Indonesia yg bisa menandingi semua itu?! Dan herannya lagi, seolah ga ada habisnya pilem misteri baru yg numpang mejeng di pigura studio. Belom slesai satu udah ngantri dua,, ntar lg malah ada pilem misteri yg dibintangi dewi perssik (whatt?? lagiii..??!!). Apa industri pilem Indonesia kekurangan ide lain selain memproduksi pilem-pilem misteri yang sering ga bermutu?!!
Lah, maksudnya ga bermutu gmn? Liat aja jalan ceritanya, simak baik-baik. Walaupun sering ngagetin en pemeran hantu yg mengerikan, tapi sering ga masuk akal bukan? Alur, konflik, gaya pemeran, setting tempat dan waktu sering kacau balau. Apa indikasi pilem ga mutu? Alur cerita yg gampang ditebak!!! Ga cuma pilem misteri, pilem drama Indonesia juga sama aja, malah parahnya banyak yg menjiplak cerita pilem dari negara lain. Capedeehhh...Belum lagi sinetron-sinetron yang gak banget, ga mendidik, en super jayuzzss. Masak setting di rumah tapi pake bajunya kayak mo ke pesta plus dandanan menor..hi..hi..apa gak salah tuh? Masak ke sekolah pake rok mini plus bkin geng-gengan. Gak heran muncul Geng Nero yg mengguncang jagat raya...wakakakak..Kalo diriku sih, kalo mo nonton pilem Indonesia lebih baik tunggu VCD/DVD-nya keluar aja, rugi kalo mesti keluar duit nonton di bioskop.
Bandingkan dengan pilem-pilem luar yang kadang ide ceritanya sederhana sekali namun bisa menghasilkan hasil yang berkualitas tinggi. Coba nonton pilem I am David, sederhana sekali namun keren bgt. Coba nonton I am Sam atau Facing the Giants, dijamin Anda butuh tissu yg banyak karena pilem hebat ini menjanjikan akting sempurna dari para pemerannya serta jalan cerita yg sungguh menyentuh. Mau sesuatu yg menantang? Tontonlah Mind Hunter, coba tebak jalan ceritanya dan pembunuh sebenarnya, bertaruh lah dengan teman nonton Anda( siapa kalah potong alis ma kumis..kwkwkw).
Sejauh ini pilem Indonesia yg berbobot pernah kutonton cuma Denias. Semoga ke depannya industri perpileman Indonesia lebih cerdas lagi dalam bertelor...

Juni 17, 2008

Motivasi Untuk Diri Sendiri..

Di saat sedang tidak ada ide buat posting diriku mengakalinya dengan membaca-baca buku. Maklumlah, kutu buku sih...(*halah...bo'ong bangeeett*). Nah, kebetulan saat membaca-baca e-book tentang motivasi yang kudapatkan dari hasil blogwalking di BlogBukuKita, ada satu artikel yang mengena banget dan setelah kupikir-pikir dibagikan aja di sini. Read this carefully, maybe you'll get something to learn.


"Bagaimana bila ada seseorang sedemikian ngotot menghalangi anda mencapai sukses?
Bagaimana bila orang itu juga yang selalu merintangi anda di setiap usaha?
Bagaimana Perasaan anda terhadap orang itu?
Bagaimana kalau orang itu selalu muncul sambil membawa segudang alasan untuk menghalangi anda bertindak?

Bagaimana kalau ternyata orang itu adalah anda sendiri?
Boleh jadi.
Ada kemungkinan diri anda sendiri adalah musuh terbesar anda dalam mencapai sukses.

Pernahkah anda memergoki diri anda sendiri berkata,
"Aku tidak mungkin melakukan itu!"..?
Tidakkah suara kecil itu juga yang selalu merintangi tujuan anda,
dan membawa berjubel-jubel alasan bahwa ini itu adalah mustahil?

Keterbatasan yg anda miliki mmg meminta anda untuk membatasi diri.
Tapi keputusan ttp di tangan anda. Suara kecil itu silakan bicara apa saja.

Relakah anda dipenjara oleh keterbatasan? Tentu tidak.
Bayangkan apa yg dpt anda capai bila anda 100% mendukung diri sendiri."


Kenal Bill Gates kan? Juragan Microsoft ini kena Drop Out dari kuliahnya di Harvard namun dia terus tekun akan keyakinannya dalam mengembangkan software hingga akhirnya selama 13 tahun berturut-turut menjadi orang terkaya Numero Uno sejagat. Waduh...koq malah ngambil contoh Bill Gates? Apakah Mike juga mau kena DO makanya cari perlindungan di balik kisah abang Bill? OH..tiDDaKkk!!! Jangan sampai...Mike masih pengen luluzzz....!!!! Dan juga masih lama jatah DO-nya..he..he.. Cuman kembali ke cerita motivasi di atas, satu-satunya penghalang terbesarku untuk segera lulus mungkin adalah diriku sendiri. Skripsi ini sudah kuajukan sejak setahun lalu tepat setelah semua kuliah teori dan praktekku habis kulahap( bused..hiperbolisnya keluar ). Kadang-kadang aku juga ga habis pikir, apalagi yg kutunggu yah, IPK udah lebih dari sangat memuaskan walaupun ga bisa cum laude, jadi sebenarnya ga ada alasan untuk berlama-lama dengan urusan skripsi. Yah, mungkin karena tema skripsi ini agak berat kadang-kadang membuatku sedikit putus asa ketika mengalami kebuntuan dan ingin menunda sejenak, hingga yg sejenak itu menjadi berjenak-jenak( weleh...bahasa apapula ini, bah!) Oh..Noo...Sudah lama kusadari kalo diriku adalah musuhku, dan setelah membaca ini semangatku terbakar lagi!!! Yah, aku harus mendukung diriku sendiri, fokus utama sekarang adalah skripsi, ga ada lagi istilahnya ikut job nyanyi sana sini, ga ada lagi latian paduan suara, ga ada lagi main-main, dan ga ada lagi diriku yang malas-malasan!!!! Go Mike GOOOOO........